Jumat, 14 Januari 2011

CLASSROOM MANAGEMENT (Manajemen Ruang Kelas)

Berbicara tentang pendidikan, satu hal yang pasti kegiatan belajar mengajar tidak akan berjalan baik pada lingkungan ataupun ruang kelas yang tidak tertata rapi, kacau dan tidak disiplin. Oleh karena itu merupakan suatu kleharusan bagi seorang guru untuk memahami cara menciptakan lingkungan belajar yang baik bagi siswa siswinya. Usaha ini memrlukan kematangan dan kemampuan guru untuk mengendalikan kelas. Bagaimanapun juga baik siswa maupun orang tuanya sangat menghargai dan bahkan menginginkan sebuah ruangan belajr yang tertata rapi terorganisisr sengan baik untuk mereka dan atau anak anak mereka belajar. Dari sinilah ati penting dqri classroom amanagemnt itu muncul.

Gagasan pokok manajemen kelas

Konsep pokok mamnajemen kelas adalah serangkain usaha untuk menciptakan dan mengendalikan kondisi kelas dan lingkunagnnya menjadi tempat yang terorganisisr dengan baik dan tepat sehingga mampu mencipta sebuah atmosfir belajar mengajar yang kondusif, nyaman dan aman bagi semua siswa yang memiliki bermacam macam karakteristik yang berbeda. Pada prinsipnya manajemn kelas memiliki tiga unsur yang harus dikembangkan yaitu:

1. Seni menagajar, yang didalamnya terdiri dari metode pengajaran, manajemen tingkah laku, dan kebutuhan khusus dalam rangka pengajaran.
2. Pengorganisasian kelas, dan
3. kerja sama anatar guru dan orang tua.

Mengingat begitu luasnya cakupan manajemn ruang kelas ini, maka tidak semua unsure akan kita bicarakan disini, Bahkan untuk manajemen kelas dan metode pengajaran masih biasa dbagi bagi lagi menjadi beberapa sub bab yang masing masing bias dibicarakan pada waktu lain secara khusus. Dalam Tulisan ini saya hanya kan mengulas sedikit mengenai pengaturan kelas, dan kaitannya dengan kerjasama dengan orang tua siswa.

Persiapan sebelum mengajar.

Mengajar yang oleh sebagian guru dianggap mudah dan dilakukan sambil lalu saja sebetulnya sama kompleks nya dengan mengatur sebuah perusahaan besar. Perusahaan yang dikelola dengan sambil lalu saja, kalaupun tidak segera bangkrut dan mati, perusahaan itu pasti akan sulit berkembang.Demikian juga dengan mengajar siswa dikelas, kalau proses beljar mengajarnya dilakukan sambil lalu saja, tanpa persiapan dan rencana yang m,emadahi maka hasilnyap[un tidak akan masksimal. Murid akan merasa jenuh, bosan, guru kehabisan bahan ajar, kebingungan. Ujung dari kebingungan guru akan timbul kegelisahan pada diri siguru, hilang kendali diri, cemas and marah pada siswa untuk menutupi ke “bego” annya. Kelas akan berjalan kacau, pelajarn tidak efektif. Pada titik ini guru ini bear benar sudah mengalami kebangkrutan total. Pada jam pengajaran berikutnya seluruh siswanya sudah malas unruk masuk kelas, mereka bosan bahkan sebelum melihat batang hidung si guru. Guru ini hopeless. Tak bias diandalkan.

Untuk menghidari hal tersebut guru harus memiliki persiapan yang matang jauh jauh hari sebelum kelas pertama dibuka. Langkah langkah persiapan yang harus ditempuh seorang guru adalah sebagai berikut:

• Pahami kurikulum dan struktur kurikulum yang diberlakukan disekolah. (seharusnya ada pelatihan khusus mengenai hal ini)
• Cari dan persiapkan sumber sumber yang sesuai dengan kurikulum tersebut.
• Buat urutan dan kerangka pembelajran yang tepat dan struktur dari bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
• Tuamgkan kerangka pembelajaran itu dalam sebuah struktur perencanaan belajar mengajar yang detail. Mulai dari rencana tahunan, semester, Silabus, RPP (seharusnya ada pelatihan khusus mengenai hal ini)
• Buatlah RPP harian yang detail, mulai dari pembukaan kelas sampai kelas ditutup lagi. Rencanakan apa yang akan dilakukan setiap menit yang anda akan lalui di dalam kelas.
• Tentukan alat Bantu yang tepat untuk membuat siswa mengerti.

Permulaan Mengajar.

Permulaan mengejar adalah tahap yang paling krusial dan menentukan sukses tidaknya anda dalam proses KBM satu semester yang akan anda hadapi. Oleh karena itu sebagai seorang guru sampeyan harus:

1. Memulai KBM dengan baik.

Jangan pernah dating terlambat ke kelas, persiapkan dan periksa ulang sumber sumber dan peralatan Bantu sebelum dating ke kelas. Karena kalau anda dating terlambat atau persiapan tidak maksimal, mungkin sampeyan akan merasa grogi, cemas atau bingung ,yang mana kecemasan sampeyan akan membuat sinyal negatif yang akan ditangkap siswa dan sionyal itu akan membuat mereka tidak menaruh hormat dan tidak percaya pada sampeyan. Hal ini akan membuat sampeyan makin cemas, kehilangan kontrol diri, dan marah. Kelas kacau. Murid tidak acuh pada gurunya, sampeyan akan jadi bahan ejekan dan bulan bulana siswa. Kelas sangat ribut tak terkendali. Sampeyan gagal.

2. Gunakan bahasa tubuh yang baik.

Bahasa tubuh yang yang baik sangat penting untuk memulai pelajaran. Dengan bahasa tubuh yang pas, sampeyan akn kelihatan berwibawa didepan siswa siswa sampeyan dan lebih dari itu dengan bahasa tubuh yang pas, sampeyan pun akan kelihatan lebih pintar dan sangat meyakinkan didepan siswa siswi sampeyan. Dengan beguitu pada saat pertama datng sampeyan telah langsung memenagkan kelas dan berhasil memulai pelajaran dengan mendapatkan hormat dari siswa sisi di kelas itu. Oleh karena itu tolong perhatikan hal hal berikut:

• Kontak mata
• Tegakkan kepala anda.
• Berdirilah dengan tegak.
• Gunakan isyarat tangan seluruhnya, jangan hanya menggunakan telunjuk saja di dalam kelas.
• Senyumlah dan perlihatkan ketenagan anda.
• Gunakan suara yang sedang jangan terlalu keras, ataupun terlalu lembut. Suara harus jelas.

3. Antusias.

Banyak guru yang tampil sangat kaku di depan kelas, sedikit sekali ekspresi wajahnya, gerakaknnya kaku seperti robot. Sikap ini akan dibaca siswa sebagi ketidakpedulian guru terhadap siswanya, oleh karena itu respon mreka pun akan seimbang. Mereka juga tidak mau peduli dan tidak akan ambil pusing pada guru dan apa yang diajarkannya.
Tapi ada juga guru yang tampil sebaliknya, guru jenis ini akan tampil dengan muka yang melas, takut, senyumnya hambar (cengar cengir, cengingas cengingis bahsa gunung kidulnya). Sikap seperti ini menunjukkan ketidakpercayaan pada diri sendiri, respon siswa yang akan didapat dari guru model ini adalah ketidak hormatan dan ketidak patuhan siswa. Sebagai guru sampeyan tidak akan dianggap oleh siswa sampeyan. Sampeyan insyaAllah akan dilecehkan dengan sikap yang demikian. Oleh karena itu tunjukkan antusiasme sampeyan pada pada iswa pada saat KBM. Sebagi seorang guru sampeyan dituntut untuk mampu menjadi:
• Penjinak singa.
• Seorang aktor
• Seorang Entertainer
• Seorang badut.
• Seorang pejalan tali.
• Juga dituntut untuk menjadi kamus, ensiklopedia, navigator, pemimpin, polisi dll.

4. Terfokus pada tugas

Anda harus selalu ingat bahwa sampeyan dibayar untuk menjadi GURU yang bertugas untuk Mengajar. Tugas sampeyan adalah memaksimalkan KBM. Untuk hal ini gunakan startegi yang berbeda beda.agar siswa tidak bosan dengan cara pengajarn yang itu itu saja. Ingat, jangan sampai sampeyan terpeleset dan mengerjakan tugas lain selain mengajar. Oleh karena itu upaya jangan sampai sampeyan terkecoh upaya siswa untuk mengalihkan perhatian anda dari tugas mengajar yang sampeyan emban. Kalau sekiranya sampeyan menyimpang ke arah pembicaraan lain selain mengajar, maka harus segera pegang kendali kelas dan kembali lagi ke tugas sebagi guru untuk mengajar. Ingatlah sampeyan adalh manajer kelas itu. Keputusan ada ditangan sampeyan.

5. Tetapkan Aturan

Untuk memebantu sampeyan mengatur kelas, anda harus menetapkan aturan aturan kelas yang dibuat secara demokratis bersma naggota kelas yang lain. Atruan kelas ini penting untuk dibuat bersma siswa dengan demokratis, agar siswa merasa dihormati dan terbangkitkan rasa harga dirinya sehingga mereka diharapkan bisa mematuhi aturan yang ada dengan suka rela, yang nota bene aturan buatan mereka sendiri.
Perlu diperhatikan dalam membuat aturan kelas hinari penggunaan kata “jangan”, “ dilarang”, “tidak boleh” dan kata kata sejenisnya.

6. Persiapkan bahan ajar dan peralatan yang diperlukan.

Hal ini sangat penting agar kita bias mendpatkan situasi beajar seperti yang kita rencanakan dan yang kita inginkan.

Kerjasama dengan Orang Tua Siswa

Pendididkan pada dasarnya bukan hanya didapat siswa dari sekolah saja, tapi juga dari lingkungan masyarakat dan lingkugan keluarga. Oleh karena itu, untuk dapat mencapai manajemen kelas yang bagus, kerja sama antara guru dengan orang tua perlu dilakukan demi suksesnya KBM dan keberhasilan siswa itu sendiri. Beuk kerjasama bias bermacam macam tapi pada dasarnya adalah upaya untuk mengendalikan tingkah laku siswa itu sendiri baik di dalam kelas, di sekolah maupun di masyarakat dan di dalam keluarga. Karena siswa tidak akan berhasil bila hanya terkendali tingkah lakunya dis ekolah, sedangkan di masyarakat dan di lingkungan kerluarga mereka tak ada yang mengendalikan.

Sembilan hal penting yang harus diperhatikan seorang guru yang baik:

1. Menetapkan hak, tanggungjawab dan aturan main didalam kelas secepatnya.
2. Mengatur rencana tempat duduk, jangan mengatur muridnya.
3. meminimalisir rasa malu dan permusuhan.
4. maksimalkan cara cara demokratis untuk memperbesar plihan pilihan bagi siswa.
5. Mengembangkan dan menjaga sikap saling menghormati didalam kelas.
6. Humor boleh, tapi hati hati dengan humor yang anda lontarkan.
7. Bersahabatlah denga siswa tapi jangan jadi teman sebaya mereka.
8. Konsisten dengan apa yang anda katakann
9. Jalinlah hubungan yang baik dengan rekan sekerja, bagian administrsi dan orang tua siswa.

Ingin yang lebih lengkap dan lebih jelas? agar guru tidak salah berbuat dan bertindak dalam kelas, dan agar tujuan pendidikan dan pengajaran berhasil? hubungi kami, kami sudah siapkan pelatihan spesial bagi guru dan sekolah yang ingin maju dan berdiri terdepan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya sangat berterimakasih kalau anda tinggalkan komentar disini