Jumat, 14 Januari 2011

Leadership life skills di dalam pelajaran sekolah.

Jawaban dari pertanyaan mengapa kita perlu mengajarkan leadership life skills pada para siswa kita adalah bahwa saat kita ingin hidup aman dan nyaman dan berguna bagi bagi masyarakat sekitar, kita harus mampu menolong diri sendiri dan menolong orang lain serta menolong masyarakat kita untuk bisa menggapai tujuan tujuan hidupnya. Ketrampilan dan kemampuan yg diperlukan untuk menanggungjawabi tindakhan tindakan pribadi dan kelompokuntuk menggapai tujuan bersamam itulah yg disebut leadership life skills. Dan ketrampilan ini perlu sekali diajarkan karena ketrampilan ini bukan Sesutu yang memang sudah ada pada diri setiap manusia.
Pengajaran dan pengarahan siswa pada ketrampilan memimpin ini dimaksudkan untuk pembentuakan karakternya, meningkatkan kompetensinya, dan mengkokohkan rasapercaya dirinya.

Menurut The Illinois 4-H Project, ada 7 komponen ketrampilan kepemimpinan yang harus dikuasai siswa yaitu
(1) understanding one-self and others,
(2) communicating,
(3) getting along with others
(4) learning to learn,
(5) making decision,
(6) managing,
(7) working with groups.

Dan untuk memberikan landasan yg mantap serta menghilangkan keraguan akan berhasil tidaknya upaya untuk menanamkan jiwa kepemimpinan ini kepada peserta didik ada beberapa hal yang harus kita pegang sebagai sebuah keyakinan diantaranya adalah :
(1) kemampuan memimpin ini diperlukan oleh setiap orang,
(2) kepemimpinan itu bisa dipelajari melalui praktik dan pengalaman,
(3) kepemimpinan itu sebetulnya hanyalah pola hubungan antar manusia,
(4) kepemimpinan yang tepat itu tidak ada teorinya semua ditentukan oleh situasi dan kondisi.


Sikap sikap dan nilai apa saja yang perlu ditumbuhkan pada diri peserta didik terkait dengan upaya kita sebagi pendidik untuk menanamkan jiwa kepemimpinan pada siswa siswa kita?

Dibawah ini saya akan coba gambarkan unsur unsur Leadership life skills beserta nilai, kemampuan dan sikap yang diperlukan:


1. Understanding oneself and others
(Mengenal diri sendiri, memahami orang lain, empati, konsep diri, kepekaan nurani, nilai nilai, tujuan hidup, stress management, kehidupan spiritual)

2. Communicating
(Kemampuan mendengar, kemampuan bicara, komunikasi non verbal, menulis, ekspresi diri, kial tubuh)

3. Getting along with others
(Perhatian pada sesame. Empati, kemampuan bergaul, menerima orang lain apa adanya, curhat, bekerja sama dalam teamwork)

4. Learning to learn (Kreatifitas, pencarian sumber sumber informasi, mengorganisir informasi, kemampuan bertanya, kemauan berexperimen, mengajar, belajar, pola dan tehnik belajar)

5. Making decision
(Identifikasi masalah, sumber informasi, pengumpulan informasi, goal settings, pengumpulan alternatives, process pengambilan keputusan, mendefinisikan masalah)

6. Managing
(Time management, pengorganisasian, tujuan, perencanaan, supervise, pengontrolan, refleksi, evaluasi, mobilisasi)

7. Working with group (Kerja sama, penyampaian informasi, komunikasi, feedback, kebutuhan kelompok, kebutuhan individual, lingkungan , motivasi, saling menghormati)

Ingin tahu cara memasukkan nilai nilai kepemimpinan itu ke dalam pelajaran sekolah tanpa harus merusak dan mengganggu jalannnya pelajaran yg sudah direncanakan guru, ingin tahu bagaimana menjadikan nilai nilai kepemimpinan itu sebagai muatan pendidikan di sekolah tanpa merusak RPP dan silabus yang sudah ada dan menjadikannya hanya sebagi kurikulum tersembunyi (hidden curriculum)????
cepat hubungi kami, kami akan ajarkan pada guru guru diseluruh indonesia bagaiman menjadikan semua muridnya calon pemimpin handal...

2 komentar:

  1. mbah meniko blog e panjenengan to?...
    sae sanged....salam saking Gunungkidul...gimbik

    BalasHapus

Saya sangat berterimakasih kalau anda tinggalkan komentar disini